Prodi Agribisnis Kembangkan Kembali Instalasi Hidroponik NFT

Melihat pentingnya pengadaan bahan pangan sehat dan prospek yang masih cukup tinggi, ditambah bahwa pelaku hidroponik masih sangat terbatas maka Fakultas Pertanian khususnya Program Studi Agribisnis berinisiatif untuk mengambil peluang ini. Program studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Purwokerto tertantang untuk terus mengembangkan instalasi hidroponik nft sederhana yang digunakan untuk membudidayakan sayuran dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Tujuan pengembangan ini tidak lain untuk kepentingan kegiatan laboraturium agribisnis yaitu pelatihan kewirausahaan berbasis On-Farm dan juga sebagai sarana edukasi.

cara membuat instalasi hidroponik sederhana
cara membuat instalasi hidroponik sederhana

Pengembangan instalasi hidroponik nft ini berlokasi di lahan Fakultas Pertanian di Kecamatan Kembaran. Saat ini proses pengembangan sudah masuk pada tahap finishing dengan menambah 8 Meja Instalasi dengan spesifikasi 5 pralon dengan 15 lubang pada setiap pralonnya. Pengerjaan dilakukan oleh staff ahli yang bertanggung jawab di lahan yaitu Aan Suprianto dibantu dengan laboran Agribisnis Muhammad Amir Biki. Penggunaan instalasi hidroponik ini diharapkan sudah bisa beroperasi pada bulan April nanti untuk kegiatan mahasiswa maupun aktivitas pembelajaran lainnya.

Pada tahap awal produksi direncanakan akan melibatkan mahasiswa sebagai bekal hardskill dalam rangka persiapan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di lingkungan masyarakat. Kemudian setelah memasuki proses panen, sayuran akan di jual dan distribusikan di lingkungan sekitar Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Aktivitas ini nantinya akan menjadi bekal mahasiswa untuk belajar budidaya secara hidroponik dan memasarkan hasil fresh harvest produk sayuran.

About the author: Laboran Agribisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.